Kuhiasi waktu dengan puntalan rindu...
Senyum, rekah ruah diantara binar sang pesona..
Tenggelam begitu dalam, hingga jiwaku kian jelaga..
Kantuk raga tak lagi menjadi palang.. Terus menyeru rindu dipenjuru bumi..
Hm..ilusi tertinggi, makin menjulang dicakrawala.
Namun.. Apa mesti kupintal lagi..
Ketika saja langkahku terhambat..
Dan desau sunyi makin merajam..
Aku seakan kehilangan..
Tak ada yang kubanggakan lagi pada waktu..
Tentang rindu yang setiap malam kusenandungkan..
Dan cemburuku kian menjadi penerang langkah..
Aku tersuruk..dan terjungkal..
Tanpa mampu melambaikan tangan untuk terahir kali pada sang pesona waktu...
Dan mungkin saja kehilangan adalah daftar terpanjang kenangan..
waktu makin menggigilkan Sepi dikisahku yang tak berujung pada sebuah raga.. Larut hayalku dalam renungan jiwa.. Hati hanya mampu mengenang.. Mengungkap masalalu yang kian menghilang.. tapi jiwaTerasa dibuai rindu... ingin rasanya menitip ucapku pada angin nan lalu... namun terdiam mulutku menggumam,,, kapan diri menuai tentram..demi cinta terkasih....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
22 november 2022 selalu ada cerita yang harus dihapus walaupun kadang tidak senada dengan hati bahagia itu yang selalu menjadi bahan pereb...
-
Kujatuhkan jemari jemariku dalam lembar lembar berdebu,kusam dan peka airmata. Disini semua rasa tertumpah. Didendang nasib yang nyata dalam...
-
hari terbesar keindahan yang diberikan kepadaku... Walau menganga dalam dosa, kuterus menyongsong waktu dalam Cinta-NYA... Membiru bias do...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar