Lihat aku yang terhenti dalam hembusan angin yang menusuk kerinduanku.
Doaku bercampur airmata jatuh mengguyur wajahku.
Segunung dosaku yang menggunung didadaku.
Entah apa yang kulakukan dengan kerinduan yang mengharu biru dipuncak doa..
Mungkinkah malaikat tertawa dengan keinginanku yang tak habis pada Tuhan.
Cibirannya menembus gendang telingaku.
Doaku berulang ulang membuat gerimis membasahi jalan jalan, gunung dan samudra.
Lantas jiwaku seperti rasa kaku, malu dalam kesejukan doa.
Curhatku pada_MU ya Allah tentang segala hilafku. Maaf takan habis pada_MU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar